Efek Samping Menyusui Saat Hamil

0

Telah berusaha merencanakan kehamilan dengan baik, namun tiba-tiba saja Kamu memperoleh anugerah kehamilan lagi dengan jarak yang cukup dekat dengan bayi yang tetap membutuhkan ASI. Saat itu barangkali Kamu cemas dan takut, lantaran beberapa orang tua mengatakan kalau pada keadaan tersebut air susu campur darah maka mesti menghentikan pemberian ASI. Jadi, sebaiknya ibu hamil harus menstop pemberian ASI atau melanjutkannya ya? Seandainya dilanjutkan, kira-kira adakah efek samping menyusui ketika hamil?

Dikarenakan ASI yaitu sumber nutrisi penting yang paling baik untuk mendukung tumbuh kembang bayi Kamu, sehingga sebisa mungkin usahakan tetap melanjutkan menyusui sampai bayi Kamu menolaknya. Meskipun demikian, Ibu Menyusui mesti menentukan asupan nutrisi hariannya terpenuhi dan dokter menyatakan keadaannya sehat. Namun apakah tak mengganggu perkembangan janin? Ada yang bilang kalau menyusui diwaktu hamil dapat membuat nutrisi untuk janin diserap oleh kakak atau sebaliknya. Padahal Allah telah memberikan jatah rejeki pada masing-masing untuk UmatNya. Jadi, ibu tak perlu cemas, sebab jatah rejeki kakak, tak mungkin diserap adik, dan sebaliknya jatah rejeki adik tak mungkin diserap sang kakak.

Efek Samping Menyusui Saat Hamil

Biar Kamu tak galau antara meneruskan menyusui atau menghentikan pemberian ASI pada kakak, simak informasi berikut ini Efek Samping Menyusui Saat Hamil :

  • Bayi Malas menyusui Atau rewel
    Perubahan hormon selagi kehamilan rata rata akan membuat ASI mengalami perubahan, baik dari sisi tekstur ataupun rasa, maka kemungkinan bayi Kamu akan rewel atau menolak dengan sendirinya.
  • Payudara mudah lecet
    Waktu hamil, rata-rata ibu akan mengalami perubahan, salah satunya pada payudara, yaitu puting jadi lebih lunak dan gampang lecet. Oleh karena itu, siasati dengan posisi menyusui yang nyaman.
  • Sering kelelahan
    Kehamilan akan membuat ibu merasa sering merasa kelelahan, karena itu pastikan menjaga pola istirahat yang cukup dan konsultasikan segala keluhan yang Kamu alami kepada dokter kandungan Kamu.
  • Kontraksi Rahim
    Menyusui saat hamil dapat berisiko memunculkan kontraksi Rahim. hal tersebut akibat pengaruh hormon oksitosin. Oleh sebab itu, pastikan ibu hamil memastikan keadaan kesehatannya.
    Langsung stop Menyusui ketika Hamil, jika :
    – Kamu mempunyai riwayat pernah keguguran.
    – Kontraksi makin menguat dan memunculkan nyeri.
    – Ibu hamil tak dapat mencukupi keperluan nutrisinya.

Leave a Reply

© 2016 Richie Good Times. All rights reserved.